Showing posts with label Otomotif. Show all posts
Showing posts with label Otomotif. Show all posts

Wednesday, March 7, 2012

Tips Memilih Pelek Bekas


  • Sumber : KompasOtomotif | Author : Aris F. Harvenda
    Pelek seken dengan harga lebih terjangkau
  • Sumber : KompasOtomotif | Author : afh
    Bagian yang kerap retak dan terlewatkan saat diperiksa
  • Sumber : KompasOtomotif | Author : Aris F. Harvenda
    Periksa bagian pinggir pelek menggunakan besi pada alat balancing
  • Ketika harga pelek baru cukup menguras kocek Anda, barang seken bisa jadi alternatif. Namun, jika tidak jeli dan mengamati dengan cermat, bisa jadi barang busuk yang dibeli. Mungkin tips yang ndiberikan Ahmad Yani dari Mita Ridho Motor, Pangeran Antasari, Jakarta Selatan bisa membantu. 
    1. Pilih Model yang Sesuai 
    Tidak semua model yang diinginkan  bisa dipasang di mobil karena ada spesifikasi yang harus disesuaikan. "Biar tidak kecewa tanya dulu model mana saja yang sesuai dengan pcd dan offset mobil sebelum memilih," ujar Ahmad.
    2. Cek Kondisi Fisik Secara Visual
Namanya barang bekas, pasti tidak sempurna seperti baru. Pilih yang paling minim kerusakannya. Lecet-lecet kecil masih bisa dianulir. Biasanya, pelek bekas yang dijual sudah direkondisi jadi perlu kecermatan dalam memeriksanya.
3. Amati Keretakan
Keretakan pada pelek yang sering lolos dari pengamatan adalah bagian belakang palang dan permukaan yang menempel dengan rumah roda. Bagian tersebut bisa berakibat fatal bila keretakan makin menjalar bisa mengakibatkan pelek copot.
4. Usap Permukaan
Baik permukaan atas (yang akan ditutup ban) maupun bawah (bagian belakang) harus diusap dengan tangan untuk merasakan apakah permukaan tersebut sudah pernah di dempul atau belum. Proses pendempulan yang tidak sempurna akan menimbulkan permukaan tidak rata dan bisa terdeteksi dengan tangan biasa. Sebisa mungkin hindari pelek yang sudah pernah didempul akibat retak atapun 'gompal' karena mengurangi kekuatan pelek.
5. Periksa Bibir Pelek
Tahapan ini tidak bisa hanya dilihat sekilas dari samping. Paling aman,  bawa pelek ke toko ban dan letakkan di mesin balancing lalu diputar. Jika saat diputar, putarannya bergelombang, tandanya peyang.  Biasanya di mesin balancing  terdapat besi berujung karet yang bisa diset posisinya menempel dengan bibir pelek. Dari situ akan terlihat bagian yang peyang dengan memperhatikan jarak besi tersebut.
Bisa juga dicek dengan menggelindingkan pelek tersebut di lantai yang rata.  Jika jalannya tidak rata atau "pincang" atau suara yang keluar tidak senada menandakan peyang. Efek dari bibir tidak rata, pada kecepatan tertentu kendaraan terasa bergetar.
6. Balancing
Syarat lain adalah harus bisa di balansing dengan baik. Apalagi jika timah yang digunakan tidak banyak, itu menandakan barang masih baik. Jangan teruskan membeli jika ternyata pelek tidak berhasil di balance, akan berefek timbulnya getaran di kecepatan tertentu yang bisa mengganggu kenyamanan.

Tips Pemakaian Ban Sepeda Motor

 Ban merupakan perangkat penting yang harus diperhatikan bagi pengendara sepeda motor. Kelalaian memeriksa ban bisa berakibat fatal bagi pengendaranya.
IRC, ban sepeda motor yang diproduksi oleh pabrikan besar PT Gajah Tunggal Tbk, memberikan tips pemakaian ban untuk para pengendara sepeda motor. Pasalnya IRC merupakan ban yang dipakai oleh pabrikan sepeda motor seperti, Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki, TVS, Minerva, Piaggio dan Viar.
Berikut tips-tips pemakaian ban yang harus diperhatikan para pengendara sepeda motor.
1. Gunakanlah ban dengan ukuran yang telah ditetapkan oleh produsen sepeda motor.
2. Pililah kembangan ban sesuai lintasan yang sering dilalui.
3. Berat beban tidak melebihi batas.
4. Hindarkan ban dari minyak, cairan kimia, panas tinggi dan benda tajam.
5. Bersihkan kerikil atau benda asing yang terselip di alur ban.
6. Periksa tekanan angin secara periodik, tambahkan atau kurangi angin bila perlu.
7. Periksa batas keausan ban (yang ditandai dengan lambang ∆ pada bagian samping ban). 
8. Segera ganti dengan ban baru bila sisa kedalaman alur ban mencapai 0,8 mm demi keselamatan anda.

Mengganti Ban Sepeda Motor dengan yang Lebih Lebar

Penggantian ban dengan ukuran lebih besar dari standarnya, dipastikan menimbulkan masalah. Pasalnya, ban tidak bisa dipasang  langsung (plug and play). Gajalan utama, lebar lengan ayun, pelek, sproket  dan sebagainya. 

Tips yang diberikan oleh Ari  modifikatordari BMS (Baru Motor Sport) dibilangan Pasar Palmerah, Jakarta bisa dimanfaatkan. Menurutnya, "Jika mengganti dengan ban lebih besar,  ideal naik satu atau dua tingkatl, baik ban depan atau belakang."

Misalkan ban standar 100/70 di depan (lebar telapak 100 mm, dtinggi 70 mm), dan belakang 120/70, paling gampang diganti dengan 110/80. Hasilnya,  ban menjadi lebih lebar namun menjadi tinggi. Sedangkan belakang, bisa 150/70 sehingga ban terlihat lebar namun ketinggian tetap sama.
Ukuran itu harus diperhatikan, baik lebar atau tinggi ban (depan atau belakang) tidak boleh naik lebih dari dua tingkat. Jika tidak, mengakibatkan usia ban jadi pendek dan handling juga  kurang  baik. Misalkan jika tinggi berlebihan, bagian tengah ban akan lebih cepat habis.
Masalah lain yang muncul, akselerasi awal menjadi berat. Keuntungannya, lebih stabil, karena menelapak lebih baik di aspal.

Tips Merawat Satria FU 150


berikut masalah2 yg prnh gw alami dgn motor ini :
kopling putus
gas berat
tarikan kurang dahsyat
sering kluar suara ledakan dari knalpot
cepat panas
mungkin ada kekurangan lain namun gw belum merasakan
Kopling putus

emang c kopling satria FU itu lebih cpt putus,, itu karena bentuk sirkuit(balapan kali) alur deh,, alur dari tali kopling yg melengkung lebih drpd kopling motor lain.
cara untuk memperpanjang umur tali kopling gampang aja, kan kopling tuh tarik ulur ya? nah kl proses demikian menghasilkan gesekan, teorinya tuh kl gesekan suatu benda terhadap benda lain berkurang maka gaya yang dihasilkan semakin kecil(anjrit fisika bet ya??), nah gaya gesekan itu yang membuat kopling cpt putus. Jadi kl di teori fisika tuh qta hrs menghilangkan gaya gesek atau minimal mengurangi(kl menghilangkan ga mungkin deh hahahahah). Nah ini dy(pnjg teori ney,,ga praktek), santai napa?!!, iya buruan tong? woles jahe boy! argh jd nyasar,,nah ini cara mudahny :
1. buka pengunci kopling(yg pasti cari di kopling lah jgn di rem kaki) pke tang jepit
sampai agak longgar n keliatan menganga sehingga tali kopling n alurnya terlihat.
2. stang di bikin belok kanan
3. semprotkan dgn pelumas WO3D, tp kl ga punya duit bwt beli kyk gw aja pke oli bekas atau minyak sayur.
4. nah tarik ulur deh koplingnya sambil melihat di bwt itu kluar ga kotorannya,,kl ga kluar tambahin trus olinya.
5. kl udh cukup puas dgn hasil(terlihat kluar itu kotoran) lalu normalkan kembali posisi pengunci kopling,,tp ingat lubang menganga td dibikin ke bwh untuk mengurangi debu dan kotoran lain masuk.
6. didoain dulu
7. selesai
gas berat

nah kalo yg ini mirip sama kopling,, cuma bukan krn alur kabel gas yg melengkungnya beda,, tp karena mungkin kabel gasnya jg udh kering n kotor,,sehingga berat deh. Solusinya gampang aja
1. liat di bwh stang gas anda,, ada kabel yg tebel gt krn ditutupi bahan karet.
2. buka itu bahan karet sehingga terlihat spt pengunci,,nah puter deh sampe dy kebuka,,keknya c emang agak lama muternya soalnya dalem,,pke bantuan tang jepit aja
3. stlh kebuka keliatan tuh dy lubang n kabel gas,,ksh deh minyak sayur atau kek td itu di koling, nah ini jg sama smbl tarik ulur gas,,cuma dia ga ada keluaran kotoran kyk koling td, cuma spy licin aja.
4. stlh puas tarik ulur n anda lemas (wow!!), balikin spt semula,,bisa membuka brati bisa menutup!!hahahahaha
5. oiy hati2 ama ini!!kadang kl puteran gasnya ga tpt ntar motornya pas dinyalain gasnya lgs meraung raung,,hrs cocok
6. didoain
7. selesai
tarikan kurang dahsyat
wah kalo yg ini sih tergantung pengguna ya,,kl autis kyk gw mungkin mwnya ngebut2,, tp kl yg bawa org normal mungkin ga terlalu perhatiin. Ywd deh bwt yg autis, ney cara yg udh gw coba.
Teori lagi ney,, tenaga besar brati membutuhkan energi yg besar. So motor ini kan 150 cc, taulah akibatnya kan?minum bensinnya bnyk hahahahaha!! nah itu aja blum cukup,,ney motor kl mw mendapat peforma terbaik jg hrs diberi nutrusi terbaik jg,,layaknya qta kan di ksh vitamin, susu, dll. Tp kl motor qta ga semanja qta,, yg paling pntg ini motor harus di ksh bensin yg memiliki oktan diatas 90 atau minimal anda memakai Pertamax, kl bnyk duit ya pke PERTAMAX++ yg warnanya merah itu loh hahah.. Nah itu bru syarat pertama dari 100 syarat yg ada hahahha.. kedua ney jg pntg,, oli pelumas mesin..Karena motor kita 4 Tak, walhasil pengetahuan tentang Olie wajib dipahami dengan baik. Mudah2an artikel ini memberikan pencerahan untuk para Satria…
Banyak motormania asal pakai oli mesin buat motornya, tanpa memperhatikan spek oli sesuai atau tidak. Jangan gitu, deh! Soalnya, teknologi mesin sekarang makin canggih. Alhasil menuntut pelumas sepadan.
Umumnya motor-motor keluaran 2001 ke atas, komponen mesinnya dibikin lebih presisi dengan meminimalkan clearance, Ujar Paulus Suwandi, general manager training 2W & 4W Dept. PT Indomobil Suzuki International (ISI). Agar pelumas mudah masuk ke celah-celah sempit tersebut guna melindungi terhadap gesekan langsung antarkomponen, diperlukan oli lebih encer.
Contohnya K*w**s*k* Z*1*0. Bila Anda perhatikan, pada tutup oli tertera angka 10W-40. Artinya oli yang cocok digunakan harus punya tingkat kekentalan 10W-40. Pada suhu mesin dingin, tingkat kekentalannya berada pada angka 40. Sementara saat mesin panas, ada di angka 10. Sebab, jagoan anyar Kawasaki ini mengusung teknologi mesin dengan jeroan berclearance sangat sempit. Misalnya rocker arm yang sudah menganut sistem bearing. Sehingga celah katupnya makin diperketat. Dengan begitu, sudah pasti membutuhkan oli yang lebih encer agar mudah menyusup ke celah tersebut.
Sementara pada produk Suzuki, disarankan menggunakan oli dengan spesifikasi SAE 20W-50. Begitu pula dengan rata-rata produk Honda maupun Yamaha. Tapi bukan berarti oli 10W-40 haram digunakan. Sebenarnya Oli yang lebih encer justru lebih bagus. Sayangnya, jika pakai pelumas tersebut suara mesin jadi lebih berisik dibanding bila pakai yang SAE 20W-50. Konsumen mana mau ngerti soal itu. Mereka tahunya motor baru mesinnya harus halus. Makanya oleh pabrikan standarnya dipakai yang 20W-50, terang Paulus.
Masih kata Paulus, oli SAE 10W-40 justru membuat kompresi mesin jadi lebih besar ketimbang oli yang lebih kental. Mesin pun jadi tokcer dihidupkan. Namun pada beberapa motor, bila menggunakan pelumas 10W-40, kemungkinan kampas kopling selip lebih besar, kata Eko Santoso, mekanik Milenium Putra Motor, Jln. Arief Rahman Hakim No.8-9 Depok. Makanya simak di kemasan luar oli apakah cocok buat mesin 4-T atau tidak.
Oli 20W-50 akan lebih banyak menimbulkan kerak dari SAE 10W-40. Namun karena lebih kental, suhu mesin terjaga. Itu bagus buat motor yang sering melakukan perjalanan jauh atau sering terjebak di kemacetan ibu kota, tambahnya. Selain itu umumnya harga oli 20W-50 memang lebih murah. Banderolnya rata-rata Rp 20 ribuan. Sedang yang SAE 10W-40 paling murah Rp 29 ribu. Pilih mana? Itu sih terserah anda, heeheheheh
(gw sudah mencoba memakai pertamax dan memakai pelumas Motul Sae 40 5100,, n hasilnya kmrn tmn gw blg : "Jo motor lw ringan bet,, tarikannya enak pula".. dalam hati moga2 ga rajin minjem ney anak)
ney oli yg gw pke

Selain itu kl mw hasil yang lebih lebih n lebih lagi,, bawa aja ke bengkel bwt modif,, misal ganti karbu King, ganti knalpot, pilot jet, spuyer dll. tp mungkin bensin lw rasionya 1 : 15 atau parahnya 1 : 10 hahahaahah( gw mah sbg anak kosan ogah)
Sering keluar suara ledakan dari knalpot
Nah ini ney,, pas gw lg jalan gt tiba2 koq kluar suara letupan dari knalpot,, gw kira apaan,, tp emang c efeknya pada motor ga ada. Tp keknya c ini cukup mengganggu qta,koq motor keren kerjaannya KENTUT ??
Nah crita punya crita ternyata itu dikarenakan dari pilot jet ney Satria. Pilot jet itu apa ya? pilot kan yg menerbangkan pesawat,, brati ney pilot nerbangin pesawat tempur. Trus apa hubungan ma motor??
Haduh salah persepsi bung,, ternyata pilot jet itu gunanya untuk main bawah(gigi 1,2,3)sedangkan abangnya main jet untuk main atas (gigi 4,5,6). Nah tp skrg yg jd masalah kan pilot jet,,karena apa? ternyata dari pabrikan Satria FU pilot jetnya kalier 12,5. Yaiyalah masa motor balep kecil bet pilot jetnya?makanya kl ente bahlul mau ganti sama pilot jet ukuran 15 atau malah 17,5. Dijamin knalpot lw ga bakal kentut lg deh,, cuma efek sampingnya sekali lg yaitu pada dompet anda,, motor jd lebih boros, tp hasilnya ga ngecewain deh..(berhubung gw anak kosan serba pas2an jd ga ngikutin :p)
contoh gambar pilot jet

cepat panas
Nah ini bnyk dngr dari org sih blg,, kog Satria FU cpt panas ya??motor bebek gw aja ga segitunya deh.. Wah ney org membandingkan goliat dgn semut,, motor bebek dy tuh beda sama Satria FU,, dari segala sesuatunya aja udh beda,, tenaga apalagi Satria FU memakai sistem DOHC membuat ia terbaik di kelasnya.
Nah kl ini mah gw baca dari artikel org mereka biasanya pasang fan di dpn mesinnya,ada koq dijual di bengkel gt harganya sekitar 50rb-60rb..(gw ga make sih,,soalnya cuma pke kosan ma kampus aja)
ney contoh fan nya

NaH sekian yang bisa saya berikan,, semoga bermanfaat.. Yang paling pntg adalah rajin2lah anda servis motor,,kl bisa mah sebulan sekali, tp minimal 3 bln sekali,, trus pilih oli yg terbaik n ganti setiap 3000km(untuk pemakaian yg jarang) atau tiap servis(jika pemakaian kurang ajar,,mksdnya pemakaian yg over)..