Saturday, March 17, 2012

Head to Head Rivalitas Klasik Ferguson vs Wenger


Rival lawas Arsene Wenger dan Sir Alex Ferguson akan saling berhadapan lagi pada hari minggu nanti, ini adalah pertemuan kedua di antara Arsenal dan Manchester United untuk musim EPL ini dan kami membandingkan kedua manajer itu untuk Anda.

Gelar Juara
Kedua pria ini sama-sama mereguk sukses yang tidak bisa disebut kecil, bergelimang gelar prestisius. Hanya saja Wenger terakhir kali meraihnya pada tahun 2005, yakni berupa Piala FA.

Sementara Fergie terakhir menambahkan trofi Liga Inggris di kabinet gelar United, itu diraihnya di musim 2010-2011 kemarin. Hal yang menambahkan nilai prestise, itu mahkota ke-19 Setan Merah di Liga domestik, terbanyak sementara waktu di EPL.

Kekuatan
Kemampuan manajemen Sumber Daya Manusia Sir Alex rasanya tidak ada yang menandingi. Dari memotivasi hingga tingkat kedisiplinan. Kaya varian strategi juga kerap seimbang ketika melakukan rotasi pemain. Tanggung jawabnya sebagai pelatih begitu mumpuni plus merangkap posisi sebagai manajer malah menjadi kunci kehebatannya.

Wenger adalah orang yang paling bertanggung jawab atas gaya permainan Arsenal yang indah itu, dan itu sudah ia terapkan di program pelatihan yang ia susun dari level yang paling dasar. Kemampuannya mencium bakat muda juga sangat istimewa, tak heran gerakan The Gunners kerap lebih ekonomis dibanding klub lain di pasar transfer.

Kelemahan
Manusia tidak lepas dari yang namanya ketidaksempurnaan, pun begitu dengan Ferguson. Gaya kepemimpinannya yang otoriter dan cenderung keras kadang membuatnya harus berpisah dengan bintang yang sesungguhnya masih begitu berguna bagi klubnya, sebut saja Beckham, Stam hingga Nistelrooy.

Wenger adalah pelatih yang begitu tajam dalam berbelanja pemain bagus, sayang otoritasnya terbatas kebijakan klub dan sering kali orang di atasnya. Wibawa Wenger juga kurang besar, kadang kala ia malah menerima disalahkan untuk kesalahan yang harusnya menjadi tanggung jawab anak asuhnya, terutama perihal kedisiplinan.

Mind Games
Keduanya punya kemampuan yang terbilang setara untuk kasus menebar psy war, namun pengalaman Ferguson yang lebih lama berkecimpung di Inggris sepertinya membuatnya lebih efektif untuk mempengaruhi hasil akhir laga para pasukannya.

Ferguson pernah berucap tentang Wenger seperti ini ketika, pria Perancis itu baru datang menukangi The Gunners "Ia tak punya pengalaman di sini, ia datang dari jepang. Kini ia bicara banyak tentang bagaimana cara mengorganisir sepak bola kepada semua orang di Inggris, sebaiknya ia tutup mulut saja,"

Wenger pun tak kalah pandai bersilat lidah untuk bos MU itu, "Ferguson manajer hebat, pembuat keputusan jitu, menggebu-gebu, punya kepribadian serta motivasi yang  konsisten. Anda pastinya perlu mengorbankan hidup yang sedemikian panjang untuk pekerjaannya itu,"

Statistik Pertemuan Keduanya
Total dua orang ini telah saling berhadapan sebanyak 46 kali, sejak Wenger datang ke Inggris. Dari total pertemuan itu United lebih sering menang total 21 kemenangan dibukukan asuhan Sir Alex termasuk untuk laga yang berakhir dengan adu tendangan penalti.

Sementara Wenger dan Ferguson harus berbagi angka sebanyak 16 kali (Imbang). Catatan The Profesor atas Fergie adalah 9 kemenangan dan dari hasil itu tidak mencakup adu penalti.

Data dan Fakta Seputar Ballon d'Or


Akhirnya Lionel Messi sah juga menyabet gelar pemain terbaik Dunia 3 kali secara beruntun. Trofi Ballon d'Or yang ia dapatkan dini hari tadi menyandingkan namanya sejajar dengan Michel Platini, Marco Van Basten, dan juga Johan Cruyff sebagai pemain tersering mendapatkan penghargaan tertinggi kelas individu tersebut.

Tiga tahun secara beruntun bersama Barcelona bocah kelahiran Rosario itu menyabetnya, sama seperti yang dilakukan Platini kelahiran Prancis bersama Juventus di masa lalu.

Sementara Marco van Basten meraihnya dengan AC Milan meski tahunnya tidak beruntun, melainkan sempat terselingi nama Lothar Matthäus pada tahun 1990 dan Jean-Pierre Papin pada tahun 1991, dan Cruyff meraihnya bersama klub yang berbeda.

Selain data tersebut masih ada beberapa fakta lain tentang Ballon d'Or yang awalnya digagas majalah France Football sejak 1956 sebagai penghargaan bagi pemain yang berlaga di Liga Eropa (Namun kemudian Ballon d'Or dijadikan sebagai penghargaan resmi FIFA sejak 2010). Berikut ini beberapa data dan fakta yang bisa kami sajikan.

Distribusi Peraih Berdasarkan Individu (5 besar)
  • Johan Cruyff (3 Kali) 1971, 1973, 1974.
  • Michel Platini (3 Kali) 1983, 1984, 1985.
  • Marco van Basten (3 Kali) 1988, 1989, 1992.
  • Lionel Messi (3 Kali) 2009, 2010, 2011.
  • Alfredo Di Stéfano (2 Kali) 1957, 1959.

Distribusi Peraih Berdasarkan Negara (5 besar)
  • Jerman 5 Pemain (Total Trofi 7)
  • Belanda 3 Pemain (Total Trofi 7)
  • Prancis  4 Pemain (Total Trofi 6)
  • Italia 5 Pemain (Total Trofi 5)
  • Brasil 4 Pemain (Total Trofi 5)

Distribusi Peraih Berdasarkan Klub (5 besar)
  • Barcelona 6 Pemain (Total Trofi 9)
  • Juventus 7 Pemain (Total Trofi 8)
  • AC Milan 6 Pemain (Total Trofi 8)
  • Real Madrid 5 Pemain (Total Trofi 6)
  • Bayern Munich 3 Pemain (Total Trofi 5)

Sepanjang sejarah hanya ada 7 pemain Non Eropa yang menyabetnya
1) Alfredo Stefano (Argentina)
2) Omar Sivori (Argentina)
3)George Weah (Liberia)
4) Rivaldo (Brasil)
5) Ronaldo (Brasil)
6) Ronoldhino (Brasil)
7) Lionel Messi (Argentina)

Para Peraih Ballon d'Or:
1956: Stanley Matthews/Blackpool
1957: Alfredo Di Stéfano/Real Madrid
1958: Raymond Kopa/Real Madrid
1959: Alfredo Di Stéfano/Real Madrid
1960: Luis Suárez/Barcelona
1961: Omar Sívori/Juventus
1962: Josef Masopust/Dukla Prague
1963: Lev Yashin/Dynamo Moscow
1964: Denis Law/Manchester United
1965: Eusébio/Benfica
1966: Bobby Charlton/Manchester United
1967: Flórián Albert/Ferencváros
1968: George Best/Manchester United
1969: Gianni Rivera/Milan
1970: Gerd Müller/Bayern Munich
1971: Johan Cruyff/Ajax
1972: Franz Beckenbauer/Bayern Munich
1973: Johan Cruyff/Barcelona
1974: Johan Cruyff/Barcelona
1975: Oleg Blokhin/Union Dynamo Kyiv
1976: Franz Beckenbauer/Bayern Munich
1977: Allan Simonsen/Borussia Mönchengladbach
1978: Kevin Keegan/Hamburg
1979: Kevin Keegan/Hamburg
1980: Karl-Heinz Rummenigge/Bayern Munich
1981: Karl-Heinz Rummenigge/Bayern Munich
1982: Paolo Rossi/Juventus
1983: Michel Platini/Juventus
1984: Michel Platini/Juventus
1985: Michel Platini/Juventus
1986: Igor Belanov/Dynamo Kyiv
1987: Ruud Gullit/Milan
1988: Marco van Basten/Milan
1989: Marco van Basten/Milan
1990: Lothar Matthäus/Internazionale Milan
1991: Jean-Pierre Papin/Marseille
1992: Marco van Basten/Milan
1993: Roberto Baggio/Juventus
1994: Hristo Stoichkov/Barcelona
1995: George Weah/Milan
1996: Matthias Sammer/Borussia Dortmund
1997: Ronaldo/Internazionale Milan
1998: Zinedine Zidane/Juventus
1999: Rivaldo/Barcelona
2000: Luís Figo/Real Madrid
2001: Michael Owen/Liverpool
2002: Ronaldo/Real Madrid
2003: Pavel Nedved/Juventus
2004: Andriy Shevchenko/Milan
2005: Ronaldinho/Barcelona
2006: Fabio Cannavaro/Real Madrid
2007: Kaká/Milan
2008: Cristiano Ronaldo/Manchester United
2009: Lionel Messi/Barcelona
2010: Lionel Messi/Barcelona
2011: Lionel Messi/Barcelona

Statistik Perbandingan 3 Besar Ballon d'Or 2011 antara Messi, Ronaldo, dan Xavi:

Pencetak Gol Dengan Angka Unik Dalam Sejarah Premier League

Pekan ini gelandang Aston Villa Marc Albrighton mencetak gol ke-20.000 di Premier League. Sebuah momen spesial bagi sang winger muda meski golnya tersebut tak mampu menyelamatkan timnya dari kekalahan 1-2 dari Arsenal di kandang sendiri.


King Eric: Cantona saat masih berkostum Leeds, cetak gol ke 100 Premier League
Sebelum Albrighton, siapa saja pemain-pemain yang berkesempatan mencetak gol di angka unik sejak Premier League pertama kali bergulir musim 1992-93 lalu? Berikut data lengkapnya seperti dilansir dari Sky Sports.

1- BRIAN DEANE
Striker Sheffield United ini mencetak gol pertama dalam sejarah Premier League, 15 Agustus 1992, hanya lima menit setelah kick off lawan Manchester United, tim yang akhirnya juara pada musim inagurasi.

100 - ERIC CANTONA
25 Agustus 1992, King Cantona sebelum gabung Manchester United mencetak gol ke-seratus Premier League ketika Leeds menang telak 5-0 atas Tottenham Hotspur. Pada laga tersebut Cantona mencetak hattrick.

1000 - MIKE NEWELL
7 April 1993, Mike Newell mencetak gol keseribu Premier League saat Blackburn menang 3-1 atas Nottingham Forest. Newell mencetak gol ketiga Blackburn.

2000 - MICK QUINN
19 Februari 1994, striker Coventry City Mick Quinn mencetak gol kedua saat timnya menang 4-0 atas Manchester City.

4999 dan 5000 - ANDY TOWNSEND dan CHRIS SUTTON
7 Desember 1996, pemain Aston Villa Andy Townsend dan striker Blackburn Chris Sutton mencetak gol ke 4999 dan 5000 pada waktu yang sama menghadapi Southampton dan Leicester City.

10.000 - LES FERDINAND
15 Desember 2001, striker Tottenham Hotspur ini mencetak gol ke-10.000 Premier League pada pertandingan lawan Fulham.

15.000 - MORITZ VOLZ
30 Desember 2006, eks pemain Arsenal ini mencetak gol yang membawa Fulham unggul 1-0 atas Chelsea pada pertandingan yang kemudian berakhir imbang 2-2.

Pencetak gol terbanyak di Premier League:
260 - Alan Shearer (Blackburn, Newcastle)
118 - Andy Cole (Newcastle, Man United, Blackburn, Fulham, Man City, Portsmouth)
174 - Thierry Henry (Arsenal)

Tim dengan gol terbanyak:
1494 gol - Manchester United
1304 gol - Arsenal
1251 gol - Chelsea

Venue terbanyak tercipta gol:
1079 gol - Old Trafford
1048 gol - White Hart Lane
1033 gol - Stamford Bridge

Pencetak gol tercepat:
10 detik - Ledley King (Tottenham) vs Bradford City, 9 Desember 2010

Profil Didier Drogba

Didier Drogba

Nama Lengkap : Didier Yves Drogba Tebily
Tempat Lahir : Abidjan, Pantai Gading
Tanggal Lahir : 11-03-1978
Kebangsaan : Pantai Gading
Posisi : Penyerang
Bermain di Klub : Chelsea

Didier Yves Drogba Tébily (lahir 11 Maret 1978 di Abidjan, Pantai Gading) adalah seorang pemain sepak bola Pantai Gading yang bermain di posisi pemain depan (striker).

Ia bermain untuk klub Chelsea di Liga Utama Inggris dan merupakan kapten serta pencetak gol terbanyak sepanjang masa dari Tim nasional sepak bola Pantai Gading.

Ia mencetak lebih banyak gol bagi Chelsea dibanding pemain asing lainnya dan saat ini ia berada di urutan kesembilan pencetak gol terbanyak sepanjang masa The London Blues Chelsea.

Sejak kecil Drogba telah mengadu nasib di Prancis, Drogba membuat debut profesional saat berusia 18 tahun untuk klub Ligue 2 Le Mans.

Dia menandatangani kontrak profesional pertamanya berumur 21 tapi tidak sampai satu musim 2002-03 ia menyadari potensinya, ia mencetak 17 gol dalam 34 penampilan di Ligue 1 untuk Guingamp.

Selama musim yang sama ia membuat penampilan internasional pertama bagi Pantai Gading pada bulan September dan mencetak gol internasional pertamanya pada bulan Februari.

Dia pindah ke Olympique de Marseille pada tahun 2003 seharga £ 3.3 juta dan melanjutkan keproduktifannya di sana, ia mengakhiri musim itu sebagai pencetak gol terbanyak ke-3 di liga dengan 19 gol dan mengantarkan klubnya ke Final Piala UEFA 2004.

Drogba pindah ke Chelsea musim berikutnya untuk pemecah rekor biaya transfer sebesar £ 24 juta, membuat dia menjadi pemain Pantai Gading yang paling mahal dalam sejarah. Selain itu, Drogba mencetak gol menentukan tahun 2005 di FA Community Shield dan Final Piala Liga dan membantu klubnya memenangkan gelar juara liga.

Dia juga pernah terpilih sebagai pemain sepak bola terbaik benua Afrika tahun 2006.

Profil Real Madrid Football Club

 
Real Madrid merupakan salah satu klub terbaik Spanyol yang telah meraih berbagai gelar domestik, regional, maupun internasional. Klub yang berdiri pada tanggal 6 Meret 1902 pada awalnya bernama Madrid Futbol Club. Pada Juni 1920 Raja Spanyol Alfonso XIII, yang merupakan penonton setia setiap klub ini bertanding memberikan gelar kerajaan 'Real', sehingga klub ini berganti nama menjadi 'Real Madrid'.
Julian Palacios adalah Presiden pertama, sedangkan Arthur Johnson yang berasal dari Inggris adalah pelatih pertama. Sejumlah pemain-pemain hebat pernah menghuni klub ini pada tahun 1950-an, seperti: Alfredo Di Stefano, Ferenc Puskas dan Raymond Copa yang merupakan striker terbaik di dunia.
Pada tanggal 11 Desember 2000 FIFA menetapkan Real Madrid sebagai klub terbaik abad 20.
Klub yang dijuluki Los Merengues karena klub ini berkostum putih-putih maupun Los Galacticos, karena klub ini dikenal sebagai tim yang suka berburu pemain-pemain top dunia ini, pada tahun 2006 dinobatkan sebagai klub terkaya di dunia.

DATA KLUB
Nama Lengkap : Real Madrid Football Club
Julukan : Los Merengues, Los Galacticos, Los Blancos
Berdiri : 6 Maret 1902
Stadion : Santiago Bernabeu, Madrid-Spanyol. Kapasitas 80.354
Kostum : Putih-Putih (Kandang), Hitam-hitam (Tandang), Ungu-Ungu (Kostum Ketiga)
Presiden : Florentino Perez
Pelatih : Jose Mourinho
PEMAIN MUSIM 2010-2011
Kiper:
1 Iker Casillas (kapten)
13 Antonio Adan
25 Jerzy Dudek
Bek:
2 Ricardo Carvalho
3 Pepe
4 Sergio Ramos
12 Marcelo
15 David Mateos
17 Alvaro Arbeloa
18 Raul Albiol
19 Ezequiel Garay
Gelandang:
5 Fernando Gago
6 Mahamadou Diarra
8 Kaka
10 Lassana Diarra
11 Esteban Granero
14 Xabi Alonso
16 Sergio Canales
21 Pedro Leon
22 Angel di Maria
23 Mesut Ozil
24 Sami Khedira
Penyerang:
7 Cristiano Ronaldo
9 Karim Benzema
20 Gonzalo Higuaín

PRESTASI:
- La Liga (31 kali) : 1931–32, 1932–33, 1953–54, 1954–55, 1956–57, 1957–58, 1960–61, 1961–62, 1962–63, 1963–64, 1964–65, 1966–67, 1967–68, 1968–69, 1971–72, 1974–75, 1975–76, 1977–78, 1978–79, 1979–80, 1985–86, 1986–87, 1987–88, 1988–89, 1989–90, 1994–95, 1996–97, 2000–01, 2002–03, 2006–07, 2007–08
- Copa Del Rey (17 kali) : 1904–05, 1905–06, 1906–07, 1907–08, 1916–17, 1933–34, 1935–36, 1945–46, 1946–47, 1961–62, 1969–70, 1973–74, 1974–75, 1979–80, 1981–82, 1988–89, 1992–93
- Supercopa Spanyol (8 kali) : 1988, 1989, 1990, 1993, 1997, 2001, 2003, 2008
- Copa Liga Spanyol (1 kali ) :1984/1985
- Liga Champions (9 kali) : 1955/56, 1956/57, 1957/58, 1958/59, 1959/60, 1965/66, 1997/98, 1999/00, 2001/02
- UEFA Cup (2 kali) : 1984/85, 1985/89
- Supercopa Eropa (1 kali) : 2002
- Intercontinental Cup (3 kali) : 1960, 1998, 2002